Senin, Mei 26, 2008

Bersepeda di “Jalur Senyum”




Senyum adalah obat hati, senyum juga penyehat jiwa. Aliran darah berjalan sesuai dengan koridornya bila hati dan jiwa mendapat obat yang berasal dari senyuman. Hal inilah yang didapat pada hari minggu, 25 Mei 2008 pada saat awak teropongkaca dan rekan sejawat bersepeda dan mencoba rute baru yang belum pernah dilalui pada acara touring sebelumnya. Rasa persahabatan dan kekeluargaan terpancar dari raut wajah dan senyum manis warga masyarakat kepada ontelis mania.



Rombongan touring di “Jalur Senyum” adalah Iwan Jambak (wawan_onhtel), Budi MD, Thoib (talkote), Rio_Torusso, Donal (awank_alunk), Julianus (ooe_hutagalung) , Dian (naid), Fahri (teropongkaca), , Bertitik start dari kediaman Budi MD di Jalan Rasak pada minggu pagi perjalanan bersepeda dimulai sekitar jam 06.35 Wib.

Sepanjang jalan setiap warga yang melihat aksi dan gaya para ontelis terlihat tersenyum dan menunjukkan antusias yang tinggi atas keberanian dan kenekatan bersepeda tua di zaman modern ini. Terlihat senyum-senyum persahabatan dari masyarakat, malah ada seorang ibu yang berteriak-teriak memanggil para keluarganya dari dalam rumah khusus untuk memberikan aplus kepada onthelis. Juga ada sepasang suami istri ketika melihat onthelis melintas menyesalkan suaminya karena telah menjual sepeda onhtel mereka beberapa tahun yang lalu, hal ini terlontar dari percakapan mereka yang didengar oleh teropongkaca. Mungkin mereka berfikir dalam hati, seandainya dulu tidak dijual bisa gabung dengan onthelis dalam acara touring ini.


Rute yang ditempuh adalah Sibolga–Pandan-Pantai Indah Kalangan melalui jalan SM Raja-Padang Sidempuan dan berakhir di pemandian alam Air Terjun Sibuni-buni, Sipan Sipahoras. Di Pandan onthelis istrahat sejenak mengisi bahan bakar perut yang mulai keroncongan. Hidangan sate ditambah teh manis hangat menambah tenaga rekan sejawat.

Setelah menikmati hidangan sate kembali perjalanan dilanjutkan ke Pantai Indah Kalangan. Di lokasi objek wisata pantai ini, onthelis memperbanyak aksi berfoto ria. Segala aksi dan gaya diabadikan melalui camera hp yang seadanya. Bergaya dengan sepeda tua di objek wisata ini kembali mendapat sambutan hangat dari para pengunjung pantai ini, apa lagi disaat gadis-gadis remaja pengunjung yang kebetulan sudah tiba sebelumnya memberikan ancungan tangan sebagai tanda pemberi semangat dan juga senyum ramah ibarat doping di pagi hari rasanya bagi onthelis.

Dari Pantai Indah Kalangan touring dilanjutkan kembali ke Arah Jalan pesantren Pandan. Rombongan istrahat sejenak di rumah rekan “Tua” yang baru saja seminggu mendiami rumahnya. Kesempataan ini tidak disia-siakan oleh Thoib (talkote) untuk bergaya bak foto model dengan suasana alam dengan belakang oleh kerbau yang lagi digembala di padang rumput. Thoib (talkote) berusaha menampilkan senyum termanis yang dimilikinya kendati memilki rasa cemas yang dalam, takut ditanduk dan diserobot kerbau dari belakang.


Disepakati oleh tim touring perjalanan dilanjutkan menuju pemandian alam Air Terjun Sibuni-buni, Sipan Sipahoras melalui jalan terminal baru. Di jalan terminal baru Thoib (talkote) mencoba untuk beratraksi dengan gaya ekstrim.

Berdiri di atas sepeda yang melaju bersamaan mengendalikan stang dengan tangan kiri dan tangan kanan satunya lagi memegang jerigen berisi bensin sebagai ekspresi kekecewaan atas kenaikan harga BBM, adalah aksi populer yang dilakukan oleh Thoib Talkote, sehigga mengundang decak kagum orang yang melihatnya.


Akhirnya peserta touring sampai di pemandian alam Sibuni-buni-Sipan Sipahoras. Rekan-rekan onthelis menikmati hawa sejuk yang tercium dari pepohonan rindang. Asyik juga rasanya di lokasi ini berdendang dan berjoget ria. Dengan menggunakan gitar Donal, Thoib, dan olah vokal oleh Rio,Julianus dan Dian (naid) mencoba untuk mencairkan suasana mendendangkan lagu-lagu bersyair gembira.

Rasa lelah dan letih melewati jalan yang berliku,bergelombang dan berbukit-bukit hilang seketika saat tubuh ini dihempaskan kedalam air yang terbentuk seperti kolam renang alam ini. Sangat segar terasa dingin air yang jatuh dan mengalir dari atas air terjun mengusuk badan yang pegal-pegal, ini adalah pijatan alam yang tak ternilai harganya.

Setelah berendam beberapa saat dan bernyanyi di lokasi air terjun menjelang tengah hari sekitar jam 12.00 onthelis permisi mohon pamit pulang kepada ibu penjaga air terjun. Ibu yang berusia setengah baya itu menyatakan terima kasihnya atas kedatangan onthelis ke daerah wisata ini dan berpesan agar membawa rekan-rekan dalam jumlah yang lebih banyak lagi.


Dengan hati gembira yang tak terlukiskan rombongan kecil onhtelis kembali melewati jalan pegunungan yang berbukit menuju menuju Kota Sibolga. “Berseda di Jalur senyum” adalah merupakan rute yang sangat memuaskan dan mengesankan bagi rekan-rekan onthelis yang mengikuti touring ini.

Bagi rekan-rekan yang berminat dalam acara touring selanjutnya ditunggu kesediaannya.Tujuan touring ini adalah untuk menambah keakraban, kekeluargaan dan memelihara nilai sejarah sepeda onthel sebagai benda seni

Label:

Jumat, Mei 23, 2008

Trifonia Situmorang Duta Sibolga

Ternyata Kota Sibolga selain memiliki alam yang indah, dan eksotis juga menyimpan potensi Sumber Daya Manusia yang dapat dibanggakan. Trifonia Situmorang salah seorang putri terbaik dari kota ini menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan untuk tingkat nasional. Disela-sela kesibukannya sebagai salah seorang siswi kelas 2 di SMU Katolik Sibolga Trifonia menyempatkan diri untuk mengikuti event berskala nasional sebagai duta dari Kota Sibolga.



Trifonia Situmorang saat ini sedang mengikuti audisi “Bintang Film Indonesia 2008” memperebutkan Trohpy Emas Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kwalitas sumber daya manusia di bidang seni dan peran. Klasifikasi juara yang diperebutkan adalah Bintang Pemeran Utama, Bintang Berbakat,Bintang Pemeran Pendamping Utama.

Setelah melewati seleksi casting yang cukup ketat yang diselenggarakan sebelumnya pada tanggal 20 Mei 2008 akhirnya Trifonia Situmorang berhasil mengalahkan rivalnya pada Semi Final untuk memamsuki tahap Final. Direncanakan grand final akan diselenggarakan pada Minggu tanggal 29 Juni 2008 bertempat di Plaza Pasar Festival Kuningan-Jakarta.


Menurut Antonius “Tagitta” Situmorang orang tua dari Trifonia Situmorang yang juga PNS di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Sibolga kepada awak teropongkaca bahwa putrinya tersebut akan memasuki karantina pada tanggal 26 Mei 2008 hingga grand final. Sebagai pelengkap pelaksanaan acara tersebut, peserta masa karantina untuk grand final peserta akan didik dengan materi catwalk model, teknik casting, kepribadian,wawasan perfilman dan teknik acting/seni peran.

Trifonia sangat mengharapkan doa dan dukungan dari masyarakat Kota Siboga khususnya dan warga Sumatera Utara Umumnya untuk keberhasilan dalam kegiatan yang sedang diikutinya. Semoga Trifonia berhasil sehingga dapat mengharumkan nama Kota Sibolga di Tingkat Nasional.

Label:

Rabu, Mei 21, 2008

SGBC Ayo Bangkit ( Bagimu Negeri)

Momen 20 Mei sebagai momen peningkatan rasa nasionalisme perlu tetap dipelihara dan dijaga dalam sanubari insan warga negara indonesia dimana pun berada. Kebangkitan nasional sebagai tonggak sejarah kebangkitan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia adalah merupakan tiang pilar yang harus kita pagari dan lestarikan.

Dalam rangka mengenang dan membangkitkan gelora Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei penggemar sepeda tua di Kota Sibolga melakukan Touring Keliling Kota Sibolga pada tanggal 20 Mei 2008 yang lalu. Dengan touring kota yang dilakukan diharapkan para anggota Sibolga Gaeck Bicycle Club (SGBC) semakin menjiwai makna kebangkitan nasional tersebut juga menggugah rasa kebangsaan dari masyarakat. Kegiatan touring ini juga disponsori oleh Djarum Black. Setiap peserta mendapat baju warna hitam sebagai ciri khas Djarum Black.


Kegiatan touring mengambil titik kumpul dan start dari depan Kantor Walikota Sibolga / Lapangan Simaremare sekitar jam 07.40 WIB. Tampak diantara peserta touring Wakil Walikota Sibolga H.Afifi Lubis, SH, ketua SGBC H.Safwan Pohan, Soritua Hasibuan, Basyar Sibarani, Difa Advertising, Ujang, Ucok sepak bola, Sutopo Maeda, Abdi Chussi, Srasamaluddin, Rizal Fahri Lubis. Juga tampak Sutan Lubis, Nuzar Carmina, Abdul Rasyid Silitonga.

Peserta touring adalah anggota SGBC yang merupakan komunitas penggemar sepeda tua di Kota Sibolga yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat dan dari berbagai profesi yang berbeda.

Dan yang tak kalah menarik diantara perserta tampak juga seorang peserta wanita yakni Maya, dia adalah merupakan anggota wanita pertama dalam komunitas penggemar sepeda tua di Kota Sibolga, mungkin hal ini akan mendorong srikandi-srikandi selanjutnya untuk bergabung dalam SGBC.


Agar perjalanan tidak mendapat rintangan dan hambatan, dilakukan doa bersama. Sesuai dengan arahan dari Sekretaris SGBC jalur touring adalah : Start dari depan kantor walikota, Jl. Kapt Sitorus, Ade Irma Suryani, Dolok Martimbang, DI. Panjaitan, Sutoyo Siswomiharjo, SM.Raja, Jl. Kader Manik, Jl. MS.Sianturi, Jl.Rajawali, Jl. KH.Ahmad Dahlan, Jl.Bangau, Jl.Merpati, Jl.Jati, Jl.Mojopahit, Jl.R.Suprapto, Jl. Putri Runduk, Jl. S.Parman, Jl.Brigjen Katamso, Jl.Ahmad Yani, Jl.Diponegoro, kembali ke Jl SM.Raja –Tanggo Saratus (objek wisata Kota Sibolga).

Dengan mengenakan baju kaos yang di sisi belakangnya terdapat gambar sepeda onthel dan lambang dari pihak sponsor sekitar jam jam 08.30 WIB peserta singgah sebentar untuk sarapan pagi di jalan Bangau. Aneka makanan ciri khas masakan pesisir sajikan oleh penyedia sarapan pagi, ada mie gomak, nasi lamak, katupek bare plus minuman kopi dan teh manis hangat menambah suasana keakraban di antara peserta. Musidi yang tampil dengan blankon tampak modis dengan kaca mata jadulnya juga Charlie Simanbela bersama pak dokter Tunggul Sitanggang sangat menikmati makanan yang terhidang menambah nafsu makan rekan-rekan onhtelis.

Rute perjalanan touring di Kota Sibolga berakhir di Tanggo Saratus yang memiliki suasana sejuk di kaki bukit yang terletak di jantung Kota Sibolga. Bau gunung, air dan suasana lembab tercium dari aroma Tanggo Saratus sebagai ciri khas daerah pengunungan. Peserta melakukan foto bersama yang diabadikan oleh Thoib “Talkote” yang merupakan insan photografi berbakat. Tampak peserta menampilkan senyum terbaik masing-masing untuk diabadikan. Senyum kearaban dan persaudaraan sesama insan pecinta sepeda tua.


Selanjutnya peserta memajang dan memparkirkan sepeda ontel di pelataran parkir yang tersedia, tampak kesibukan peserta saling mengamati dan berkomentar tentang sepeda yang dimiliki ataupun sepeda kepunyaan rekan-rekan.Terdengar canda ringan dan penuh persaudaraan dari perserta touring menambah keakraban yang terjalin kendati matahari pagi sudah beranjak ke atas memancarkan sinar yang mulai panas menjelang siang.

Di Bawah bukit Tanggo Saratus acara dipandu oleh MC kawakan “Taufik” yang suaranya sudah akrab di masyarakat dan selalu mengudara di angkasa Sibolga. Sebagai pembawa acara kawakan beliau dengan humor dan cerdas dapat mencairkan suasana yang sebelumnya kelihatan terlalu tegang. Ogek Taufik mempersilahkan Sekretaris SGBC untuk memberikan kata sambutan.Sang sekretaris Zulkifli tak kalah lihai dalam menguasai keadaan yang berlangsung. Sekretaris Zulkifli memaparkan tentang program kerja komunitas pecinta sepeda tua kedepan, juga aksesoris mulai jaket,topi,sepatu dan baju kebesaran khas SGBC.


Dalam suasana hari kebangkitan nasional, ada satu momen yang sangat mengharukan dalam touring ini. Pak Nuzar mengajak peserta untuk menyanyikan lagu”Bagimu Negeri”. Peserta touring berdiri bersama menyanyikan lagu pembakar rasa nasionalisme tak ubanya seperti diberi bahan bakar gas elpiji yang harganya mulai membubung tinggi panas membara. Tampak rasa haru disetiap insan SGBC yang menyanyikan lagu tersebut dengan suara kompak kendati tidak pernah malakukan gladi sebelumnya sebagaimana group vokal group kebanyakan yang akan berlaga tanding. Dari raut wajah yang terpancar dapat ditangkap betapa cinta kita kepada bangsa dan negara ini dan siap mengorbankan jiwa dan raga. Dari bola mata peserta yang jernih kelihatan rasa nasionalisme yang mendalam dan membumi.


Ekspresi ini kelihatan betul dari wajah-wajah Rio Torusso, Budi MD, Iwan Jambak, Zaitul Ikhlas, Halim (peduli kota), Amir Hamzah, Amin Komputer dan rekan-rekan muda lainnya. Lagu Bagimu negeri dinyanyikan sampai tiga kali dengan penuh antusias dan semangat juang yang tinggi. Sungguh ini pengalaman yang sangat mengesankan dan tak terlupakan karena terbawa dalam suasana juang 45.



Rupanya panita sangat lihat dan pandai memadu acara. Untuk menghilangkan kejenuhan setelah bersepeda, peserta touring menikmati lantunan tembang-tembang manis yang mengalir dari Keyboard dan juga suara merdu biduanita. Rupanya peserta touring tidak mau ketinggalan, mereka juga menampilkan aksi-aksi panggung yang mempesona. Tanpa terasa semua peserta berjoget dan berdendang mengikuti alunan musik yang menggoyang dan menggetarkan jiwa apalagi pada saat Cici dan Adek pasukan dari tanggo saratus turut berdendang.Aksi dendang semakin menggelora setelah peserta menikmati acara santap makan siang bersama.

Akhirnya menjelang jam 14.00 saat matahari sudah di atas ubun-ubun, MC menyudahi acara, peserta kembali kerumah masing-masing untuk memulai aktifitas sehari hari dengan semangat “BAGIMU NEGERI JIWA RAGA KAMI”..........…!!!!

Label:

Jumat, Mei 16, 2008

SEG Bikin Cerita

Kisah ini ditulis oleh wandi th Caesar membernya SEG :


Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa memasyarakat. Entah ini ada korelasi atau nggak, tapi yang jelas keberadaan seorang pemimpin membawa pengaruh yang sangat besar dalam suatu forum.

Tepatnya hari kamis tanggal 8 mei yang lalu, ketika pagi masih menghinggapi kantin di perkantoran FL.Tobing, sekelompok manusia sibuk membahas berbagai macam isu yang sedang merebak ditengah-tengah masyarakat saat ini. Ipoenk Gunawan (sang verbalist), bang tarmizi (sang idealist), budimd (sang praktisi), th Caesar (si pragmatis) sampai azriadi (si opportunist) sedang terlibat dalam wacana tentang eksistensi S.E.G yang mulai menampakkan perkembangannya. Topik seperti ketertiban data base sampai keberadaan tower yang menurut beberapa orang cukup meresahkan, masih mendapat respon hangat dalam perbincangan. Kartu anggota sampai masalah yang paling factual rencana kenaikan BBM juga mendapat porsi paling besar di ruangan yang selalu saja di duduki oleh beberapa orang pegawai tersebut.

Ditengah-tengah suasana akrab tersebut tiba-tiba muncul 2 orang sosok low kharismatik dengan senyuman yang cukup berwibawa, menghampiri segenap orang dikantin tersebut. Yah!! Ternyata bang giat sang moderator bersama “vice moderator” bang kurniaone 75. “HORAS DONGAN SUDE” ucap mereka nyaris bersamaan sembari duduk bergabung dengan kelompok tadi. Segelas kopi dan teh hangat segera menyambut kehadiran mereka.

Kehadiran moderator sedikit banyak membawa arah pembicaraan ttg teknis pengelolaan dan isu-isu yang beredar di SEG. Timbul wacana bahwa materi-materi yang muncul di milis sebagian sedikit mengarah ke ajang “lucu-lucuan” atau bahasa kerennya hedon (hedonist) he he… “Sudah waktunya SEG digodok lebih serius lagi !!” ucap ipoenk gunawan ketika itu. “materi-materi yang diangkat hendaknya lebih berbobot, comprehensive dan aktual, sehingga nampaklah kesan eksekutif sesuai nama grup ini! “ tambahnya lagi. Th Caesar sendiri menyorot ketidakberaturan materi-materi yang tampil dimilis: maksudnya ketika sign in dan membuka menu message, semua postingan tumplek tak beraturan (red:semrawut). Selanjutnya kepada moderator diminta agar memperhatikan hal-hal sederhana tersebut. Hasilnya? Muncullah menu FILES mengakomodir usulan tersebut. Hmm.. salut buat moderator dech.

Wacana pun berkembang lagi. Koerniaone 75 menawarkan ide bagaimana memanfaatkan hotspot pemko ini. PAPERLESS!! Penghematan kertas dengan metode pengiriman surat-surat, dll melalui jaringan internet. Wah !! ide brilian.. yang sebelumnya sudah pernah disinggung bang gun. Selanjutnya ide tersebut tertuang diposting pada hari itu juga dengan tema BBM NAIK=HEMAT=PAPERLESS. Dan mendapat tanggapan beragam oleh para member.

Rio torusso hanya terbengong-bengong mengikuti rapat informal tersebut. Mungkin sesuai dengan anekdot logistik dulu baru logika. Rupanya beliau belum sarapan.. Hahaha.. ido lae?? Attong andigan ma boi diaplikasihon i?? fikirnya..

Tenang aja bro! kalau pertanyaan itu gak berubahnya itu, yang berubah itu hanya jawabannya aja. Sebut saja pertanyaan tentang efektifitas dan efisiensi organisasi, dia dipertanyakan orang dari zaman ke zaman tetapi jawabannya selalu berganti setiap saat. Tepatnya; pertanyaan bersifat lebih kekal, dan jawaban tidak pernah absolute J sehingga muncullah istilah-istilah akrobatik seperti kiat, siasat, solusi, formula dan sebagainya.

Tanpa terasa perbincangan pun selesai juga dengan meninggalkan berbagai kesan menarik dan sejuta ide yang belun terkonversi di milis. Maju terus SEG, salut buat bg giat, bg kurniawan, bg, tarmizi, bg gunawan, bg budi, rio torusso, adi, supriadi, n wandi.

Ternyata diskui-diskusi kecil terkadang membawa hasil yang significan juga ya? O iya, konon ide pembuatan hotspot pemko sibolga adalah hasil diskusi2 kecil lho! Percaya??

Label:

Rabu, Mei 14, 2008

Pegawai Negeri Sipil,Sosok Yang Dibenci Sekaligus Dirindukan

Artikel ini ditulis oleh : Tarmizi, AP. Penulis Bekerja di Pemko Sibolga dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris BKD Kota Sibolga

SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA YANG BERJALAN SELAMA 32 TAHUN DI BAWAH REZIM ORDE BARU, BERSIFAT SENTRALISTIK DAN HIRARKHIS SERTA BERFOKUS PADA PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN DALAM MEMBERIKAN INPUT KETIMBANG OUTPUT. SISTEM INI BERJALAN LAMBAN DAN PENUH BEBAN, DITAMBAH LAGI DENGAN LEMAHNYA HUBUNGAN ANTARA PROSES DAN PERENCANAAN BOTTOM UP DAN SISTEM PELAKSANAANNYA YANG TOP DOWN. PADA SAAT ITU PEGAWAI NEGERI SIPIL MEMANDANG PERAN MEREKA SEBAGAI PENYAMPAI PELAYANAN PEMERINTAH KEPADA MASYARAKAT, DAN TERBIASA MENGIKUTI PERINTAH ATASAN KEPADA MEREKA, BELUM BISA MEMAHAMI BAHWA MEREKA ADA UNTUK MENGABDI KEPADA MASYARAKAT, BEGITU PULA YANG TERJADI PADA ANGGOTA MASYARAKAT, MEREKA BELUM SEMUANYA PAHAM BAHWA MEREKA MEMPUNYAI HAK UNTUK MENUNTUT PELAYANAN.

DENGAN BERAKHIRNYA REZIM ORDE BARU, DIMANA ERA KETERBUKAAN DAN KERAN DEMOKRASI MULAI DIBUKA LEBAR, POLA PIKIR MASYARAKATPUN MULAI MENGALAMI PERUBAHAN, DISATU SISI MEREKA MASIH TERBAWA DENGAN POLA LAMA NAMUN DISISI LAIN MASYARAKAT TELAH SEMAKIN KRITIS. MEREKA MULAI MENYADARI BAHWA MEREKA YANG TELAH BERSEDIA MENGORBANKAN SEBAHAGIAN HARTANYA UNTUK NEGARA, DAERAH DAN PEMERINTAH SELAMA INI YAITU DENGAN MEMBAYAR BERBAGAI MACAM KEWAJIBAN YANG DIBEBANKAN, BAIK ITU BERUPA PAJAK, RETRIBUSI DAN PUNGUTAN LAINNYA. MAKA SUDAH SEWAJARNYALAH JIKA SAAT INI MEREKA JUGA MENGHARAPKAN KEPUASAN YANG MAKSIMAL ATAS PELAYANAN YANG MEREKA TERIMA DARI APARATUR PEMERINTAH. MEREKA MENGHARAPKAN SESUATU YANG LEBIH DARI PARA APARATUR (PNS) YANG TELAH MEREKA BERIKAN BERBAGAI FASILITAS YANG MEMADAI, MASAYARAKAT MULAI MENGHARAPKAN DAN MENUNTUT AGAR APARATUR MEREKA MAMPU BEKERJA SECARA PROFESIONAL, YANG SELALU DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN SECARA TERUS MENERUS, YANG MAMPU MENJADI PELAYAN DAN PEGAYOM BAGI MEREKA, YANG SELALU BEKERJA SESUAI DENGAN PERATURAN YANG BERLAKU, TIDAK RENTAN TERHADAP PERUBAHAN, TERBUKA SERTA MULAI BERSIKAP REALITIS MELIHAT FENOMENA YANG TERJADI DI TENGAH MASYARAKAT SAAT INI. NAMUN DALAM KENYATAANNYA HARAPAN MEREKA BELUM SEPENUHNYA DAPAT TERPENUHI. CITRA APARATUR (PNS) DIMATA MASYARAKAT DEWASA INI UMUMNYA MASIH NEGATIVE. MASYARAKAT MENILAI PNS ADALAH SOSOK PEGAWAI YANG KORUP (DENGAN GAJI YANG KECIL, BISA MEMILIKI KEKAYAAN YANG FANTASTIS). WALAUPUN TIDAK SEMUA SEPERTI ITU, TETAPI BEBERAPA GELINTIR DARI PNS TERSEBUT TERNYATA BISA MEMBENTUK IMAGE YANG DEMIKIAN DIMATA MASYARAKAT, SEHINGGA AKHIRNYA SEBAHAGIAN BESAR MASYARAKAT MENJADI TIDAK SENANG DAN BENCI DENGAN PNS KARENA SIKAP-SIKAPNYA YANG KORUP, TIDAK DISIPILIN, ETOS KERJA YANG RENDAH, SELALU MENUNTUT HAK SEMENTARA KEWAJIBAN TIDAK DILAKSANAKAN, LEBIH MENGUTAMAKAN BIROKRASI YANG BERBELIT-BELIT DARI PADA TUJUAN SERTA MELUPAKAN KONSEP DASAR KEBERADAAN DIRI SEBAGAI PAMONG (PELAYAN) YANG HARUS DAPAT MEMUASKAN ORANG YANG DILAYANINYA YAITU MASYARAKAT. BAGI SEBAGIAN PNS, WALAUPUN GAJINYA KECIL TETAPI BISA MEMILIKI KEKAYAAN YANG BERLIMPAH, SEHINGGA ADA ANEKDOT YANG MENGATAKAN BAHWA KEAJAIBAN DUNIA SEKARANG SUDAH BERTAMBAH DARI TUJUH MENJADI DELAPAN, DAN KEAJAIBAN YANG KEDELAPAN ITU ADALAH PNS INDONESIA, WALAUPUN GAJINYA KECIL TETAPI MAMPU MEMILIKI ISTANA YANG MEGAH DAN HARTA KEKAYAAN YANG BERLIMPAH”. DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KALAU TIDAK MEMPEROLEH IMBALAN, TIDAK AKAN MEMBERIKAN PELAYANAN YANG MEMUASKAN. MEREKA MENGGUNAKAN KONSEP “MENGAPA DIPERMUDAH KALAU MASIH BISA DIPERSULIT”. HAL-HAL YANG DEMIKIAN ITULAH YANG MEMBUAT CITRA DIRI PNS MENJADI SEMAKIN TERPURUK. DAN BAHKAN LEBIH IRONISNYA LAGI SAAT INI MULAI BERKEMBANG ANEKDOT “KORUPSI DI INDONESIA SUDAH MEMBUDAYA, SEHINGGA SIAPA YANG TIDAK MENGIKUTINYA DIANGGAP TIDAK BERBUDAYA”.

DILAIN HAL PNS MERUPAKAN SUATU PEKERJAAN YANG SANGAT DIRINDUKAN, HAL INI TERBUKTI DENGAN DIBUKANYA LOWONGAN / FORMASI PENERIMAAN CPNS TAHUN ANGGARAN 2007 INI, SAMA SEPERTI TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA, TERNYATA PEMINATNYA/PEDAFTAR MEMBLUDAK. INI MERUPAKAN SALAH SATU INDIKATOR BAHWA PNS ADALAH SOSOK YANG DIRINDUKAN, MENJADI PNS ADALAH IMPIAN SEBAGIAN BESAR MASAYARAKAT KITA SAAT INI. SEJAK DILEMPARKANNYA WACANA AKAN ADANYA PENERIMAAN CPNS OLEH MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA (MENPAN) PADA PERTENGAHAN TAHUN ANGGARAN 2007, CALON PENDAFTAR/PEMINAT CPNS SUDAH MULAI KASAK-KUSUK, BAHKAN ADA YANG TANPA MALU-MALU DAN SECARA TERANG-TERANGAN MULAI MENGHUBUNGI ORANG-ORANG (PNS) YANG MENURUT MEREKA AKAN MAMPU MENGURUS KELULUSAN MENJADI CPNS, BAHKAN DENGAN IMING-IMING AKAN MEMBERIKAN SEJUMLAH UANG YANG SANGAT – SANGAT MENGGIURKAN UNTUK UKURAN SEORANG PNS, YANG MAMPU MEMBUAT SI PNS TERSEBUT TIDAK BISA TIDUR KALAU MEMBAYANGKAN JUMLAHNYA. BERGERAK DARI KEJADIAN DI ATAS, DAPAT DISIMPULKAN BAHWA PNS TETAP MENJADI IDOLA BAGI MASYARAKAT KITA SAAT INI.

PERTANYAAN MENDASAR YANG ADA DIHATI KITA SAAT INI, APAKAH YANG MENJADI PENYEBAB SEHINGGA TERJADI BUDAYA YANG DEMIKIAN ? APAKAH KARENA MENTAL APARAT KITA YANG SUDAH SANGAT RENDAH DAN DALAM POLA PIKIRNYA TELAH TERJADI PERGESERAN PARADIGMA DARI “BEKERJA SEBAGAI IBADAH” MENJADI “BEKERJA UNTUK MENCARI KEUNTUNGAN / IMBALAN” ATAUKAH KARENA MEMANG MASAYARAKAT SENDIRI YANG SELALU MEMBERIKAN PELUANG UNTUK ITU ?

DALAM BEBERAPA KESEMPATAN, PENULIS MENCOBA MENDISKUSIKAN HAL INI DENGAN BEBERAPA REKAN-REKAN . MENURUT REKAN-REKAN, HAL INI TELAH MENJADI SEMACAM DUA SISI MATA UANG YANG SALING BERKAIT, TELAH MENGAKAR DAN MEMBUDAYA DALAM DIRI SEBAGIAN PNS DAN MASYARAKAT KITA SAAT INI. TERJADINYA HAL TERSEBUT DISEBABKAN OLEH BANYAK FAKTOR, DIANTARANYA :

1. ADANYA ANGGAPAN SEBAGIAN MASYARAKAT BAHWA SISTEM REKRUITMENT PNS ITU SENDIRI YANG TELAH MENYIMPANG DARI SISTEM IDEAL REKRUITMENT PNS, YANG “LEBIH MENGUTAMAKAN HASIL TAS DARI PADA HASIL TES”. MENURUT PANDANGAN MASYARAKAT DENGAN SISTEM REKRUITMENT YANG SEPERTI INI AKAN MENGHASILKAN PNS YANG SELALU MEMANFAATKAN KESEMPATAN DAN PELUANG YANG ADA, AGAR DAPAT MENGEMBALIKAN “MODALNYA”, BAHKAN JIKA MEMUNGKINKAN AKAN BERUSAHA MENGAMBIL KEUNTUNGAN YANG BERLIPAT.

2. PENGARUH LINGKUNGAN KERJA PNS, YANG SANGAT DOMINAN DALAM MEMBENTUK POLA PIKIR DAN MENTAL SEORANG PNS TERSEBUT. LINGKUNGAN KERJA YANG BAIK AKAN MEMBENTUK PNS YANG BAIK DAN SEBALIKNYA LINGKUNGAN KERJA YANG DIDALAMNYA DIISI OLEH ORANG-ORANG YANG SELALU “MENDEWAKAN” UANG (HASIL) DALAM SETIAP PEKERJAAN, AKAN SANGAT DOMINAN MEMPENGARUHI DAN MEMBENTUK KARAKTER / POLA PIKIR PNS BARU DITEMPATKAN DI LINGKUNGAN KERJA ITU.

3. TELAH TERJADINYA PERGESERAN PARADIGMA POLA PIKIR SEBAGIAN PNS, DARI BEKERJA ADALAH IBADAH MENJADI BEKERJA MENCARI UANG, DARI PENCAPAIAN TUJUAN JANGKA PANJANG MENJADI PENCAPAIAN TUJUAN SESAAT, TUJUAN ORGANISASI TELAH DIPELINTIRKAN MENJADI TUJUAN PRIBADI, (YANG SELALU MENEMPATKAN KEPENTINGAN PRIBADI DALAM KEPENTINGAN DINAS), PEKERJAAN TIPU MENIPU DIANGGAP SEBAGAI SUATU PRESTASI, DAN KEKAYAAN DARI HASIL KORUPSI DIANGGAP SEBAGAI REZEKI.

4. KURANGNYA RASA SYUKUR DAN HILANGNYA BUDAYA MALU.

PADA SETIAP PENERIMAAN PENDAFTARAN CPNS, KITA MELIHAT BETAPA BANYAKNYA MASYARAKAT YANG INGIN MENJADI PEGAWAI NEGERI SIPIL, SEGALA HAMBATAN DAN RINTANGAN BERUSAHA MEREKA TEMPUH, BAIK ITU CARA YANG WAJAR BAHKAN CARA-CARA YANG KURANG WAJAR, DENGAN SATU HARAPAN “BISA DITERIMA MENJADI PEGAWAI NEGERI SIPIL”. SEMENTARA BAGI YANG TELAH BERSTATUS PNS, YANG TELAH MENERIMA GAJI DI AWAL BULAN (DIGAJI DULU BARU BEKERJA), SEBAGIAN MASIH BERMALAS-MALASAN, BEKERJA DENGAN BUDAYA KULI / DIPERINTAH DULU BARU MELAKSANAKAN TUGAS

5. KURANGNYA KEPERCAYAAN DIRI.

DI SISI LAIN, TERJADINYA HAL TERSEBUT DISEBABKAN OLEH MASYARAKAT ITU SENDIRI YANG MEMBERIKAN PELUANG KEPADA APARATUR UNTUK MENYIMPANG. SEBAGIAN MASYARAKAT TIDAK MAU MENDAFTARKAN ANAK DAN KELUARGANYA DALAM PENERIMAAN CPNS, “KALAU TIDAK BISA DI URUS”. NAMUN SEBALIKNYA, MEREKA AKAN BERSAING DAN BERLOMBA-LOMBA SALING MENGATASI AGAR DIRINYA, ANAK DAN KELUARGA DAPAT MENJADI PNS WALAUPUN KADANG KALA HARUS MENGORBANKAN HARTA BENDA YANG SANGAT BERHARGA BAGI KELUARGA MEREKA SENDIRI.

TERLEPAS DARI PENILAIAN REKAN-REKAN DI ATAS, MEMINJAM ISTILAH EROS DJAROT (MEDIA KITA : 2006). SEBENARNYA INTI DARI PERMASALAHAN DI ATAS DISEBABKAN KARENA SAAT INI BANGSA INDONESIA TENGAH “SAKIT KRONIS” DAN TELAH KEHILANGAN HAL YANG SANGAT MENDASAR YAKNI JATI DIRI, KITA SELAMA BERTAHUN-TAHUN TELAH MENJADI BANGSA BEBEK…., YANG SETIAP MELANGKAH SELALU MENUNGGU DAN MEMINTA DULU “PETUNJUK PIMPINAN”. RAKYAT DIPERDAYA DAN TELAH MENJADI KUMPULAN MANUSIA TANPA DAYA YANG KEHILANGAN BUDAYA (BUDAYA MALU, BUDAYA TOLONG MENOLONG DAN SEGALA MACAM BUDAYA MASYARAKAT YANG POSITIF DAN TELAH BERKEMBANG SEJAK ZAMAN DAHULU KALA). SEMENTARA PERILAKU KORUP TELAH MENJADI BUDAYANYA PARA SEGELINTIR ORANG YANG DIBERIKAN KEPERCAYAAN UNTUK MENGURUS MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA INI.

BERANJAK DARI KEDUA PENDAPAT DI ATAS, APABILA KITA RENUNGKAN SECARA MENDALAM, SUNGGUH BETAPA KRONISNYA PENYAKIT BANGSA KITA SAAT INI, NEGERI YANG KATANYA GEMAH RIPAH LOH JINAWI, NEGERI YANG PENUH DENGAN KEKAYAAN ALAM, TETAPI TIDAK MAMPU MENJADI BANGSA YANG SEJAHTERA. “KEMANAKAH OBAT AKAN DICARI” AGAR BANGSA INI BISA SEMBUH DAN SEHAT SERTA SETARA DENGAN BANGSA-BANGSA LAIN DI BELAHAN BUMI INI ?. MENURUT PENULIS JAWABANNYA PERUBAHAN ITU HARUS DIMULAI DARI DALAM DIRI KITA MASING-MASING, SEBAGAI MASYARAKAT KITA TIDAK HANYA MAMPU MENUNTUT, NAMUN JUGA HARUS IKUT AKTIF MENCIPTAKAN PERUBAHAN KEARAH YANG LEBIH BAIK. PERUBAHAN POLA PIKIR KE ARAH POSITIF HARUS SEGERA KITA WUJUDKAN. DAN SEBAGAI APARATUR (PNS) MARILAH KITA MULAI MERUBAH POLA PIKIR BEKERJA SELALU MENGHARAPKAN IMBALAN MENJADI BEKERJA ADALAH SUATU IBADAH, BERPIKIR BAGIAN MENJADI BERPIKIR MENYELURUH, BERPIKIR LINIER MENJADI BERPIKIR SISTEM, MENJADI PENGAYOM, PELAYAN MASYARAKAT DAN MENINGGALKAN BUDAYA SELALU MINTA DILAYANI OLEH MASYARAKAT (YANG SELAMA INI GAMPANG DIUCAPKAN NAMUN TERLALU SUSAH DILAKSANAKAN), SELALU MENINGKATKAN PENGETAHUAN SERTA KEMAMPUAN SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ZAMAN. MUDAH-MUDAHAN BANGSA INI BISA DUDUK SEJAJAR DENGAN BANGSA-BANGSA LAIN DI BELAHAN BUMI INI. DAN KITA BERHARAP SELEKSI CPNS TAHUN INI AKAN DAPAT MENGHASILKAN APARATUR / PNS YANG MAMPU MEMBANTU MELAKUKAN PERUBAHAN KE ARAH YANG LEBIH BAIK PADA MASA-MASA YANG AKAN DATANG, SEHINGA CITRA NEGATIF TERHADAP APARATUR SELAMA INI BISA BERUBAH MENJADI POSITIF. SEMOGA……………. (MZ).

Label:

Jumat, Mei 09, 2008

Ngontel di Kota Sibolga

















“Cihuy……!!!.....ini baru seru namanya”.
Semua orang baru mulai mikir-mikir untuk melakukannya tetapi yang satu ini sudah menerapkannya. Yang lain masih dalam tahap berangan-angan dalam dunia hayal tetapi Bapak ini telah mengaplikasikannya seperti aplikasi komputer. Tentu rekan2 sejawat bertanya–tanya ada apa gerangan gebrakan yang telah dilakukan.

Hari ini sekitar jam 10.00 Wib terlihat sebuah sepeda ontel warna hitam memasuki Perkantoran Walikota Sibolga di Jl. FL. Tobing. Dengan tampilan sadel merah maron, ban putih, pedal warna hitam sungguh terlihat kokoh dan mempesona orang yang melihatnya. Lingkar dan stang berkilat kinclong memantul diterpa sinar mentari memperkuat karakter orang yang mengendarainya bahwa pengendaranya adalah bukan orang biasa.
















“Kring….kring…….kring…..,” alunan bel sepeda melantun merdu.
“kring…kring…kring……”

Siapa gerangan orang yang mengendari sepeda ontel itu.Wow…ternyata pengendaran sepeda onthel adalah Bapak Soritua Hasibuan, Kepala Dispenda Sibolga. Mengenakan baju Warna kuning cream dan dipadu dengan celana warna coklat tua yang merupakan pakaian seragam dinas, plus ditambah dengan sepatu mengkilat. Pak Hasibuan mengendarai sepeda memasuki perkantoran Walikota Jl. Fl. Tobing, seketika rekan-rekan sejawat terperangah dan kagum dengan aksi gesit yang dilakukan Pak Hasibuan.

Tak disangka tak diduga ternyata pimpinan yang ramah senyum dan terkenal familiar ini telah telah melakukan suatu gebrakan seperti yang dilakukan oleh pabrik semen padang, yakni telah melakukan dan melaksanakan sementara orang lain belum terfikir untuk mengerjakannya alias mati diangan-angan. Bapak Hasibuan ternyata mengendarai sepeda onthel dari Kantornya di Dispenda ke Perkantoran Jl. Fl.Tobing. “Alamak………..”

Pak Hasibuan turun dari sepeda dan memparkirkan sejajar dengan kenderaan bermotor yang telah ada sebelumnya dilokasi itu. Kehadiran sepeda yang ramah lingkungan tampak anggun berdiri bersanding dengan sepeda motor yang boros minum bensin setiap harinya. Terlihat jajaran parkir yang fenomenal bagi orang yang melihatnya.

“Apa kabar Fahri,” sapa Pak Hasibuan pada teropongkaca.
“Kabar Baik Pak” balas teropongkaca.
“Wah…keren sepedanya ya pak ..???”
“Ha..ha.a.a.ha…” Pak Hasibuan membalas dengan tawa lepas dan ramah sambil menyapa rekan-rekan sejawat yang telah memperhatikan dari tadi. Kemudian kami terlibat dalam perbincangan ringan tentang sepeda yang baru saja dikendarai oleh Pak Hasibuan.Teropongkaca sibuk memfoto dan melirik dan memperhatikan setiap jengkal sepeda tersebut.

Ini baru gebrakan yang membumi, kendati memiliki kenderaan roda empat Pak Soritua Hasibuan ternyata bila mengunjungi SKPD atau unit kerja yang tidak terlalu jauh posisinya dari Kantor Dispenda langsung saja mengayuh sepeda ontelnya tanpa ragu dan sungkan, baik itu kegiatan rapat ataupun sekedar kunjungan biasa. Hal ini diutarakannya kepada teropongkaca. “Wah….wah……salut dan bangga nech…”

Ini baru gebrakan nyata, yang dilakukan langsung oleh seorang pimpinan dan patut dicontoh. Bila hal ini dilakukan sepertiga saja dari jumlah rekan sejawat yang tinggal di kota ini maka semakin meriahlah kota kita ini, dampak yang langsung nyata adalah naiknya pasaran sepeda tua he.ehe.ehe.e..e.e..

Salut dan Bangga kepada Bapak Soritua Hasibuan…!!!
Apa ada rekan-rekan yang berminat mengendarai sepeda dari rumah ke kantor ???

Label:

Rabu, Mei 07, 2008

Puisi Cinta Anak Kos

ini kisah lantunan manis yang didendangkan Ogek Alex yang lagi kuliah tugas belajar di LAN Bandung




Melayang fikiranku teringat malam tadi ku misscall tiga kali nomormu berharap sungguh suaramu menyambut di ujung sana
Tapi tak mengapa karena mimpi tlah menjadi pengganti


Hari ini merupakan yang istimewa dalam hidupku
Hari ini tak perlu lagi kututupi apa yg sebenarnya terjadi Pada hatiku Agar kusegera temuimu katakan sesungguhnya

yg tak pernah jadi kenyataan saat kutatap lembut wajahmu terasa bagai menanggung beban yg penuh muatan Sebenarnya ingin sekali kuungkap maksud Yg sangat berat bertahan dalam dada ini Dan aku sendiri tak sampai hati tuk utarakan padamu Walau dengan penuh kegetiran takut kalau saja hatimuberang dengar ucapanku akhirnya kukatakan jua padamu ............
.. ............
......... .......
............ .. .
...........
.........
....... .
........... .. .
........... .
........ .......
............ ..
............
......... ....... .
........... ..
" PINJEM DUIT DONK'S !!"

ayo....kasih komentar, apa ada mau kasih pinjaman tuch ..!!!???(ama anak kost) atau ada yang punya pengalaman yang sama waktu kuliah

Label:

Sabtu, Mei 03, 2008

Futsal-3 (seru bana)

Nampaknya Sepeda Onta dan Futsal merupakan kata kunci yang lagi ngetren di rekan-rekan sejawat. Hari Sabtu pagi kini diramaikan oleh kegiatan sepeda santai, senam pagi bersama, dan terakhir futsal di Stadion Horas Sibolga.

Hari ini Sabtu 3 Mei 2008 pertandingan futsal kembali digelar, Tim Kantor Kecamatan Sibolga Selatan VS Perkantoran Jl. Fl.Tobing. Tim Kecamatan Sibolga Selatan di pimpin oleh Ogek Zulkifli dan Tim Perkantoran Jl. Fl. Tobing dibawah komando Ogek Zaitul Ikhlas dikabarkan merupakan sebagai penyandang dana terbesar dalam tim ini.

Setelah melewati pertandingan yang cukup seru dan melelahkan akhirnya duel ini disudahi dengan skor 4 : 2 kemenangan untuk Tim Kantor Kecamatan Sibolga Selatan.



Direncanakan tim Pekantoran FL.Tobing akan menghadapi dua Tim hari ini, yakni tim Perkantoran Jl.Sutomo. Namun karena telah kelelahan dan kehabisan dana dan tenaga akhirnya pertandingan dengan Perkantoran JL.Sutomo diundur hingga waktu yang belum ditentukan.


Rekan-rekan dari Pekantoran Jl. Sutomo akhirnya hanya menonton pertandingan yang dilakukan oleh Kantor Kecamatan Sibolga Selatan VS Perkantoran JL.Fl.Tobing. Kasihan dech....


Pertandingan kali ini dihadiri oleh tamu kehormatan dua orang gadis cantik dan manis Maya dan Ayu dari BKD, keduanya tampak tekun dan bersemangat mengikuti pertandingan kendati tim unggulan mereka akhirnya tidak dapat memenuhi janji-janji kampanye seperti pada saat memberikan undangan.Semoga pertandingan dilain kesempatan dapat terselenggara kembali.

Label:

Jumat, Mei 02, 2008

Fustal-2 (Pertandingan Reply)

Hari Kamis, 1 Mei 2008 pekerja di seluruh di dunia memperjuangkan hak-haknya dengan melakukan unjuk rasa di hari Buruh Sedunia, pada saat yang bersamaan Pertandingan persahabatan Futsal antara Tim Perkantoran Jl. Sutomo VS Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing dimulai kembali. Pertandingan ini merupakan pertandingan ulang atas pertempuran yang telah dilakukan pada hari Sabtu 26 April 2008 yang lalu sebagai mana yang telah disepakati oleh Ogek Iwan dan Ogek Zaitul Ikhlas.



Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing menerjunkan Full Team. Semua pemain-pemain yang berpengalaman dikerahkan sebagai antisipasi atas kekalahan atas pertandingan yang telah dialami pada minggu lalu. Pagi-pagi sekali Ogek Zaitul Ikhlas sudah menelepon melalui HP pemain yang libatkan, tujuannya agar tidak ada lagi alasan pemain untuk tidak datang lagi karena alasan ketiduran. Pemain yang diturunkan adalah Zaitul Ikhlas,Wandi, Adi, Edison, Fajrin, Mardi, Ramse sebagai penjaga gawang yang ditarik dari UPT Pasar juga ada Anto dan Gunawan dari BKD . Pemain terakhir ini dikabarkan khusus di suruh pulang dari Bandung untuk memenangkan duel tanding. Wah....hebat bana ya pak Gun (ipunk) nech dengan jenggot ciri khasnya. he he.. he..e.e ...!!!

Tim Perkantoran Jl. Sutomo diperkuat oleh Amir Hamzah sebagai Kiper dan kemudian digantikan oleh Edi, Donal, Hamdan, Dedi Lubis, Aido dan memiliki segudang pemain cadangan yakni Johannes, Rio, Putra Lubis, Iwan Jambak, Ustad Iwan, Toguan, Ikhsan, Edi, Monarizal, dan Julianus tapi gak kelihatan Ogek Halim. Dari tampilan yang diatraksikan pada saat pemanasan menunjukkan semangat dan mentalitas yang tinggi sebagai calon pemain profesional, apa iya..???

Tim Perkantoran Jl. FL Tobing berusaha keras untuk menaklukkan Tim Jl. Sutomo, hal ini dapat ditandai dengan kekompakan tim dan teknik-teknik yang jitu untuk melumpuhkan Tim Jl. Sutomo (Tim Perkantoran Sekretariat). Akhirnya jalinan kerja sama yang dikombinasikan dalam pertandingan menghasilkan gol. Zaitul Ikhlas berhasil membobol gol yang ditunggui oleh Amir Hamzah. 1 : 0 untuk tim Perkantoran FL.Tobing.

Seperti futsal lainya, kegiatan menendang, mengejar dan menyepak bola adalah aktifitas yang dilakukan sepanjang pertandingan. Tendang kesana, tendang kesini. Oper kesana oper kemari, kejar lagi dan sundul lagi semua atraksi itu ditampilkan, ditunjukan oleh pemain futsal sepanjang waktu yang telah disepakati dalam pertandingan di Lapangan beton Stadion Horas Sibolga.

Karena kebobolan atas gawang yang dijaganya dan tidak mau menanggung malu yang lebih parah, Amir Hamzah memberikan wewenang dan kekuasaan sebagai kiper kepada Edi dengan harapan agar dapat menahan laju tendangan dari pihak lawan. Seperti penjaga gawang kebanyakan Edi berusaha keras menjaga dan mempertahankan dengan mati-matian gawang pertahanannya. Fajrin yang bertugas di Dinas Perindag berusaha maksimal mengejar dan menendang bola untuk membobol gawang yang di jaga oleh Edi. Usaha keras yang dilakukan oleh Fajrin akhirnya menghasilkan gol sehingga skor bertambah menjadi 2 : 0.

Setelah melihat perkembangan permainan yang mulai tidak seimbang Tim Perkantoran Sekretariat menerjunkan Monarizal untuk memompa semangat tim yang mulai kendur karena telah kebobolan dua kali. Usaha Monoarizal membangkitkan semangat juang mulai menunjukkan hasil, pemain-pemain JL. Sutomo mulai bergairah dalam pertandingan. Seperti Zidane lah...!!!

Penonton berteriak-teriak mendukung tim kesayangannya yang lagi bertanding, riuh rendah terdengar suara bersahut-sahutan. Kadang lecucon-lelucon kecil dilontarkan oleh penonton, lucu terdengar jadinya. Ada-ada saja tingkah laku penonton, ada pula yang menonton sambil berputar-putar mengendarai sepeda ontel yang diparkirkan pemiliknya di tepi lapangan futsal.

“Gol ...!!!”

“Gol.....!!!” pendukung Tim Jl FL. Tobing berteriak kesenangan.

Si Jangkung Fajrin kembali mempersembahkan gol. Skor bertambah lagi menjadi 3 : 0 untuk Tim yang dikomandoi oleh Ogek Zaitul Ikhlas. Tampak senyum sumringah dari bibir komandan tim ini pertanda puas atas gol yang baru terjadi. Tidak demikian dengan Tim Jl. Sutomo, senyum pahitlah yang terlihat pada saat terjadinya gol ketiga ini, tak ada tampak wajah sumringah seperti yang dirasakan pada minggu lalu.

Kendati wajah ketat mulai tergurat di Tim Jl. Sutomo, ternyata hal ini tidak berlaku bagi pemain lincah Aido yang sehari-hari bertugas di Bagian Umum Sekretariat.

“Dug....dug...dug....!!!” tendangan Aido dengan manis singgah di gawang Tim Jl. FL.Tobing. Gol perdana tercipta, skor mulai berimbang 3 : 1. Seketika suasana mulai cair, dampaknya pemain Jl. Sutomo kembali bergairah dan berusaha keras untuk mengimbangi permainan dari pihak Jl. FL.Tobing. Yandri yang telah lama menungu ditepi lapangan sebagai pemain cadangan akhirnya kebagian untuk ambil bagian dalam pertandingan setelah salah seorang rekannya keluar lapangan untuk istrahat mengambil tenaga. Di ujung pertandingan babak pertandingan disudahi dengan skor 4 : 1 kemenangan untuk Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing.

Bongkar pasang pemain dalam pertandingan adalah kiat jitu yang diterapkan Tim Perkantoran JL.Sutomo untuk menahan laju serangan-serangan yang dilakukan oleh Tim Jl. FL. Tobing. Ini dilakukan agar tidak memperparah jurang gol yang mulai menganga lebar. Yandri Bappeda, Julianus Keuangan, Ihsan, dan Aido , Johannes adalah pemain yang silih berganti masuk ke lapangan beton. Sebuah kesempatan emas yang dipunyai Johannes berhasil menyinggahi gawang Tim Jl. FL.Tobing, dewa fortuna mulai datang berkunjung guman salah seorang penonton.

Serangan bertubi-tubi mulai diperlihatkan tim Jl.FL.Sutomo, semangat juang dibakar habis-habisan. Tak mau ketinggalan Tim Jl.Sutomo juga berusaha keras mempertahankan kemenangan yang mulai terlihat di depan mata. Sangat disayangkan tendangan keras dari Johannes gagal membuahkan hasil, padahal saat itu kiper yang menahan laju bola sudah terkapar di mulut gawang.

Yang sangat menarik dari pertandingan ini ternyata wasit yang memimpin pertandingan ini tidak memahami secara dalam peraturan pertandingan futsal, ternyata dia hanya lihai di lapangan rumput. Jadinya pertandingan mulai dihebohkan oleh teriakan dan cemoohan dari penonotan dan pemain yang tidak puas atas kebijakan yang dibuat oleh wasit. Dasar wasit.....!!!

Duet manis yang dilakonkan oleh Monarizal dan Iwan menghasilkan gol di babak kedua, dan hal ini berhasil meredam kekalahan yang terjadi. Penonoton berteriak kegirangan atas tendangan maut yang dipertontonkan oleh Ogek Monarizal.

“Awas ya, besok-besok kalau kita duel lagi kami akan bawa Peter Cech dari Chelsea sebagai kiper kami” teriak salah seorang pendukung Tim Perkantoran Jl.Sutomo karena kesal atas kekalahan yang dialamai.


Akhirnya Pertandingan selesai dengan kemenangan Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing dengan hasil akhir 6 : 4. Permainan persahabatan ini berakhir dengan damai kendati senyum kecut masih membekas di wajah Tim Jl. Sutomo dan sebaliknya senyum sumringah dan kedamaian terpancar dari Tim Jl.Fl.Tobing.

Kenapa Tim Perkantoran Jl. Sutomo mengalami kekalahan, apakah saudara-saudara memiliki jawabannya, ayo berikan komentar...!!! ???


Label: