Jumat, Juni 13, 2008

Jogging Di Simaremare



Sore itu matahari mulai condong ke ufuk barat mengikuti rotasi yang dibuat penciptanya seolah-olah akan segera menyentuh bibir laut yang ada di arah Pulau Poncan Gadang dan Pulau Poncan Ketek. Pancaran sang surya petang itu kendati masih terik tidak mengurangi semangat warga kota yang ada di pantai barat Pulau Sumatera ini untuk melakukan aktifitas olah raga.

Posisi lapangan Simaremare dilingkari oleh jalan raya, namun tidak terlalu padat dilalui oleh kenderaan bermotor. Tepat ditengah-tengah pusat pemerintahan sangat mendukung untuk dijadikan sebagi pusat olah raga jogging oleh warga kota. Di daerah ini terdapat perkantoran Walikota, Kantor Bank Indonesia juga Kantor RRI Sibolga sehingga tidak terlalu sibuk dan ramai di sore hari serta didukung kawasan ini bukan sebagai pemukiman warga.

Tidak diketahui secara pasti sejak kapan bundaran jalan di lapangan Simaremare ini dijadikan masyarat sebagai pusat olah raga jogging. Namun yang pasti setiap sore mulai sektar jam 16.00 petang sudah mulai terlihat kerumunan warga lari maraton di bundaran jalan lapangan Simaremare hinggah menjelang sang surya tenggelam dengan berbagai pola dan gaya serta tingkah.

Terlihat warga masyarkat baik usia tua,muda, laki dan wanita terutama didominasi oleh para remaja mengayunkan langkah membuat hentakan irama berjogging ria. Semuanya tampak larut dalam olah raga petang itu. Ada yang berlari seperti kuda, kencang sekencang-kencangnya hingga tak menghiraukan pecandu jogging yang lain sambil mendengarkan musik MP3 melalui head set yang tercantol di kedua telinga . Ada pula yang berlari terbirit birit seperti orang yang lagi sakit perut mencari bilik termenung istilah malaysia dengan keringat basah tiada terkira. Namun bila dilihat kaum tua hanya berjalan kaki saja sambil sekali-sekali mengayunkan kedua tangan hingga tak terkira hitungannya, mungkin menghilangkan gejala penyakit stroke dan gula yang mulai mewabah. Macam-macamlah gaya pelaku dan penikmat olah raga joging sore itu, kadang menimbulkan geli dan senyum bila diperhatikan dengan seksama.



Dapat dimaklumi bersama bahwa sebagian masyarat Sibolga mulai menyadari olah raga adalah merupakan vitamin kebutuhan untuk menciptakan kebugaran tubuh. Kesadaran inilah yang harus dipupuk bersama hingga menjadi budaya. Salut dan bangga dengan aktifitas ini.

Salah seorang warga pecinta olah raga jogging yang ditemui teropongkaca mengharapkan agar sekitar lapang simaremare dijadikan sebagai pusat jogging yang representatif misalnya dengan memperbanyak tanaman pohon hijau yang lebih ridang agar terasa sejuk dan nyaman juga dengan membuat trek atau jalur khusus di dalam areal lapangan simaremare. Dengan tertatanya lokasi ini maka icon pusat jogging di kota Sibolga akan tercipta dan dikenang sepanjang masa.Sungguh ini ide yang sangat menarik...!!

Label:

4 Komentar:

Pada 2008 Juni 13 17:24 , Blogger Nyante aja lae !!! mengatakan...

wah pngamatan yg mnarik niy pak...klo dq amatin, emang macem2 niat org2 tuk jogging or skedar jalan2 santai di simare2, mulai dari menjaga kesehatan, kestabilan bentuk tubuh, ndaftar tentoro mpe ngobatin bebagai pnyakit, mulai asem urat, darah tinggi, jantung dll. Tp ada jg yg tebar psona lho??!! ha..he..ho. Cmana pak?

 
Pada 2008 Juni 14 14:51 , Blogger Fahri mengatakan...

Yang paling seru yang tebar pesona, tapi GPP lah yang penting sehat !!!

 
Pada 2008 Juni 19 09:45 , Anonymous Anonim mengatakan...

seru juga nih, ada tempat jogging buat rame2.......

tapi rada serem, jogging juga harus waspada, kalo ga mau diserempet beca ama angkot.

bravo tuk kota sibolga....

love ina

 
Pada 2008 Juni 19 18:27 , Blogger Fahri mengatakan...

To : Ina

Seram dikit gpp lah, di situlah seninya. Yang pasti beca akan ditata ulang agar lebih rapi.

Apa ada masukan nech tuk teropongkaca

 

Posting sebuah Komentar

Link ke posting ini:

Buat sebuah Link

<< Halaman Muka